Tanti selaku perwakilan IKA UNPAD menyampaikan apresiasi atas inisiatif para musisi indie Bandung. “Alhamdulillah, terima kasih banyak. Berapa pun yang terkumpul dari teman-teman musisi indie ini akan berdampak positif dan membantu proses recovery para korban,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa kebutuhan yang cukup mendesak menjelang bulan Ramadhan antara lain perlengkapan ibadah seperti sarung, mukena, sajadah, Al-Qur’an, buku iqra, serta alat tulis untuk anak-anak di wilayah Takengon, Aceh.
Wen juga menyampaikan harapannya agar donasi tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal. “Saya yakin pihak IKA UNPAD akan amanah dan tepat sasaran dalam penyaluran donasi, dan telah dibuktikan oleh kinerjanya yang cukup berdampak di wilayah yang terkena bencana. Semoga bisa sedikit terbantu. Terima kasih sudah difasilitasi dan mohon maaf jika jumlahnya tidak banyak,” ungkapnya.
Melalui “Charity Night for Sumatera”, Harmonoise menegaskan bahwa musik tidak hanya menjadi medium ekspresi, tetapi juga sarana aksi nyata dalam merespons persoalan kemanusiaan. Solidaritas yang terbangun di antara para musisi dan komunitas menjadi bukti bahwa gerakan independen mampu memberikan kontribusi konkret bagi masyarakat yang membutuhkan.
(Red/Wen)
