SOROT JABAR – Thom Haye menilai padatnya jadwal pertandingan menjadi tantangan besar bagi Persib Bandung pada musim ini. Maung Bandung harus membagi fokus dan menjaga kondisi fisik pemain di tengah keikutsertaan dalam empat kompetisi, yakni BRI Super League, League Cup, Liga Champions Asia Dua, dan ASEAN Club Championship.
Dampak dari jadwal yang rapat mulai terasa ketika Persib gagal mengamankan kemenangan di kandang sendiri. Mereka ditahan imbang Dewa United Banten FC dengan skor 2-2 dalam pertandingan yang berlangsung dua hari sebelumnya.
Haye mengakui menjaga kebugaran seluruh pemain untuk setiap pertandingan bukan perkara mudah. Dengan waktu pemulihan yang terbatas, tim harus berupaya memastikan pemain tetap siap tampil di tengah rangkaian laga yang terus berlanjut.
“Satu-satunya hal yang kami lakukan sekarang adalah berusaha untuk bugar di setiap pertandingan, dan itu hampir tidak mungkin,” kata Thom, dikutip dari laman resmi I.League, Selasa.
Persib dijadwalkan menjalani tujuh pertandingan sepanjang Oktober. Rangkaian tersebut dimulai saat menghadapi Port FC pada Kamis lalu dalam ajang ASEAN Club Championship. Persib berhasil melewati laga itu dengan kemenangan 3-1.
Setelah itu, Persib harus menjalani pertandingan dengan jeda sekitar tiga hari selama kurang lebih tiga pekan. Usai bermain imbang melawan Dewa United, tim asuhan Bojan Hodak dijadwalkan menghadapi Viettel FC pada Rabu (14/10) dalam Liga Champions Asia Dua.
Persib kemudian kembali bertanding di kompetisi domestik dengan menghadapi Persik Kediri pada Minggu (18/10) dalam lanjutan BRI Super League. Rangkaian pertandingan tersebut membuat pengelolaan kondisi fisik menjadi salah satu faktor penting bagi tim.






