Beberapa karya sebelumnya yang mendapat perhatian publik antara lain “Tomorrow I’ll Be Gone”, “Not the Time to Say Goodbye”, dan “Meledak Ledak”.
Selain karya solo, Albert juga menjalin kolaborasi dengan sejumlah musisi ternama. Ia pernah merilis lagu “Aku Takut” bersama Denny Chasmala, serta “Meski Tak Lagi Kau Dengar” yang melibatkan Eross Candra dari Sheila on 7.
Kolaborasi tersebut memperkaya warna musikalitas Albert yang dikenal dengan gaya pop emosional dan lirik yang reflektif.
“Penggarapan EP Pendar di Matamu menjadi pengalaman pertama bagi saya untuk bereksplorasi secara bebas. Karena sebelumnya, ada banyak campur tangan musisi besar yang membantu saya,” ujar Albert, menandai fase baru dalam perjalanan kreatifnya sebagai musisi independen.
Usai merilis EP “Pendar di Matamu” Albert Tanabe telah mengagendakan gelaran showcase khusus untuk memperkenalkan karya ini ke khalayak. Dalam waktu dekat, ia juga akan menyambangi sejumlah kota dalam rangkaian tur promosi.
Langkah ini, kata Albert, diharapkan bisa mendekatkan dirinya sebagai penyanyi dengan para pendengarnya.
“Tunggu saja informasi mengenai rencana showcase dan tur promosi ini di Instagram Albert Tanabe,” tuturnya.
Saat ini, seluruh materi dalam EP “Pendar di Matamu” milik Albert Tanabe sudah tersedia di berbagai platform musik digital. Sementara video klipnya akan dirilis secara berkala di kanal YouTube Albert Tanabe.
(Red/Reallist Management)






