Keadaan menjadi semakin tidak menyenangkan ketika menurut Indy, pria tersebut mulai melakukan sentuhan fisik yang tidak diinginkan.
“Dia tiba-tiba menarik saya ke ruang yang lebih tertutup, mencium pipi dan bibir saya tanpa izin, serta meraba tubuh saya. Bahkan, dia mengatakan hal-hal tidak pantas seperti menanyakan harga jika saya bersedia melayani dia,” lanjutnya.
Indy mengaku sempat menolak dan melawan, namun tidak sempat merekam peristiwa tersebut. Dia juga menyebut bahwa pria itu sempat bertanya hal serupa kepada rekan kerjanya sebelum mereka berhasil meninggalkan tempat kejadian.
Postingan ini memicu reaksi besar di media sosial. Banyak pengguna internet yang mengkritik dugaan pelecehan tersebut dan mendesak pihak berwenang serta Partai Demokrat Kabupaten Cirebon untuk segera menyelidiki kasus ini.
(Rifqi Syeikh)






