Kinemaksi mendapatkan apresiasi dari berbagai pihak. Salah satu narasumber, Bivitri Susanti, menyebutkan bahwa acara ini sangat “well-organized” dan memberikan ruang yang penting bagi publik untuk berdiskusi tentang isu-isu sosial. Sementara itu, Guru Gembul, yang hadir sebagai pembicara dalam sesi diskusi, mengungkapkan optimisme yang tinggi terhadap antusiasme para peserta
Menurutnya, “Kehadiran generasi muda yang aktif dan sadar akan isu korupsi memberi harapan nyata bahwa visi Indonesia Emas 2045 bisa tercapai.”
Selain diskusi yang inspiratif, Kinemaksi juga mengukur pemahaman peserta terhadap isu korupsi melalui kuisioner yang diisi oleh 400 peserta melalui platform Quizizz. Hasilnya menunjukkan bahwa nilai rata-rata kefahaman peserta mencapai skor 70. Angka ini menunjukkan bahwa acara Kinemaksi tidak hanya berhasil menarik perhatian, tetapi juga memberikan dampak edukatif yang signifikan bagi para pesertanya.
Wakil Ketua Pelaksana Kinemaksi, Dzulfikar Maulana Rahadian, turut menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya atas keberhasilan acara ini. “Alhamdulillah berjalan sangat lancar dan melampaui ekspektasi kami di awal, hingga mencapai total peserta hingga 858 yang ikut memeriahkan Kinemaksi, serta mendapakan apresiasi dari mba Bivitri Susanti dan Guru Gembul,” ujarnya.






