Mengenang Ade Paloh, Rangkai Rilis Album Perdana ‘Pekik Hening di Lantang Angan’

“Kejora Cinta” adalah tentang kesadaran cahaya abadi yang sejatinya tidak pernah padam. Cahaya kekal itulah yang terdapat dalam diri kita masing-masing. Dan secara paradoks, kita berada di dalam cahaya tersebut, baik dalam keadaan hidup ataupun mati. Lahir dari cahaya tersebut dan berpulang ke cahaya. Sang Cahaya.

“Ini rekaman vokal terakhir alm. Ade Paloh sebelum wafatnya. Entah dari mana ia terilhami, lagu ini satu-satunya yang ia tangani sampai ke vokal latarnya. Awalnya kami rekam hanya untuk guide backing vokal aja.

Namun setelah ia mangkat, kami merasa backing vockal tidak perlulah diisi orang lain lagi. Bagi kami ini sudah menjadi artefak yang tak ternilai harganya, maka kami pertahankan suara Bang Ade yang kami rekam seadaanya di rumahnya kala itu.” tutur Bimo menjelaskan. Ada asumsi lain mengatakan bahwa mungkin ia memang ingin pulang ke cahaya dan lewat lagu ini ia mengekspresikan keinginannya tersebut.

Formasi trio Rangkai, yaitu Mirza (Gitar Klasik) dan Rai (Kontrabas) dan Bimo (Vokal, Gender/gamelan Jawa). Selain Ade Firza Paloh sebagai produser album dan Setengah Lima Records sebagai produser eksekutif, Rangkai dibantu oleh banyak pihak dalam pengerjaannya. Dihiasi oleh artwork besutan Khalid Albakaziy, mixing-mastering oleh Ruang Waktu Music, Lokale Satin Studio, serta Earspace Studio.

 

(Red/Rangkai/Setengah Lima Records)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *