Sementara itu, Koordinator Tim Piket 2 BPBD Kota Bandung, Fachfi menyampaikan Posko Kolaborasi SDN 090 Cibiru beroperasi sejak 15 Maret hingga 27 Maret 2026.
“Sampai saat ini sudah ada sekitar 765 pengunjung yang datang. Jumlah ini diperkirakan akan terus bertambah seiring dengan mulai meningkatnya arus balik,” ujarnya.
Ia menjelaskan, berbagai fasilitas disediakan untuk menunjang kenyamanan pemudik, mulai dari tempat istirahat, makanan ringan, hingga layanan pemeriksaan kesehatan gratis dari Dinas Kesehatan.
Selain itu, tersedia pula musala dan toilet yang dapat digunakan oleh para pengunjung.
Posko ini merupakan hasil kolaborasi lintas perangkat daerah dan instansi, di antaranya BPBD Kota Bandung, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Dinas Pendidikan, serta Kecamatan Cibiru. Dukungan juga datang dari unsur TNI, Polri, dan PMI.
Fachfi juga mengungkapkan, selama operasional posko terdapat berbagai cerita menarik dari para pemudik. Salah satunya adalah pemudik asal Bogor yang melakukan perjalanan ke Garut menggunakan sepeda dan sempat beristirahat semalaman di posko tersebut.
Pihaknya mengajak para pemudik, khususnya yang akan kembali ke kota perantauan, untuk memanfaatkan fasilitas yang tersedia.
“Kami mengajak para pemudik untuk mampir dan beristirahat di Posko Kolaborasi SDN 090 Cibiru. Lokasinya sebelum Bundaran Cibiru, di sebelah kanan jalan. Semua fasilitas yang kami sediakan gratis,” katanya.
Dengan adanya posko ini, diharapkan para pemudik dapat beristirahat dengan cukup sehingga perjalanan menjadi lebih aman, nyaman, dan selamat sampai tujuan.
(Red/Diskominfo Kota Bandung)






