LAKI-KBB tidak boleh kehilangan fokus dalam carut marut pengelolaan sampah di TPK Sarimukti, berdasarkan hasil investigasi terakhir diduga telah terjadi berbagai macam pelanggaran prosedur yang mengakibatkan kerusakan lingkungan yang berdampak menimbulkan kerugian yang sangat besar bagi warga Bandung Barat bahkan ada dugaan telah terjadi pelanggaran pidana korupsi di TPK Sarimukti, sehingga LAKI-KBB harus terdepan dalam menyelesaikan persoalan pengelolaan sampah tersebut, ucapnya.
Senada juga disampaikan oleh PJ Bupati KBB Ade Zakir, bahwa beliau sangat mengapresiasi kehadiran LAKI-KBB, ormas ini harus mampu mempertahankan integritas secara konsisten dan harus tetap menjadi mitra kritis yang bermanfaat untuk memperbaiki tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel kedepan. Pemda KBB siap berkolaborasi dalam kegiatan mitigasi, sosialisasi pencegahan dan pemberantasan tindak pidana korupsi, ujarnya.
Terpisah disampaikan juga apresiasi oleh Ketua DPRD KBB H.Muhammad Mahdi, dimana keberadaan LAKI-KBB saat ini sangat dibutuhkan di Bandung Barat, karena berdasarkan kondisi empiris beberapa pejabat daerah di KBB sudah banyak yang tersandung kasus korupsi, padahal sudah jelas korupsi menurut aturan negara dilarang, dan menurut agama juga dilarang bahkan neraka bagiannya karena sangat merugikan dan membuat masyarakat menjadi miskin serta sengsara, ujarnya.
Sementara PLT Kaban Kesbangpol Weda menjelaskan pengetahuan mengenai mekanisme dan unsur yang terlibat dalam pelaksanaan Pilkada 2024 termasuk peran dan fungsi LAKI-KBB didalamnya.
RAKERDA I LAKI-KBB diakhiri dengan podcast/diskusi penajaman tentang komitmen pasangan calon Pilkada KBB 2024 terhadap pencegahan dan pemberantasan, hanya saja sayang baru tiga pasangan yang berani hadir Podcast dan menandatangani fakta integritas bersama LAKI-KBB yaitu pasangan no urut 1.DILAN, 4.EDUN dan 5 BERDAYA, sementara No.2 BERJAMAAH dan No.3 HADE masih belum berani memenuhi undangan podcast dan menandatangani fakta integritas bersama LAKI-KBB apakah mau di legalkan prilaku Koruptif..?
Terakhir penajaman mengenai carut marut pengelolaan sampah di TPK Sarimukti, dengan menghadirkan penggiat lingkungan Wahyu Dharmawan yang menyampaikan berbagai macam temuan dugaan pelanggaran terkini, termasuk kedepannya terhadap Pemda Provinsi Jabar yang dianggap banyak merugikan masyarakat, tukasnya.
LAKI-KBB berkesimpulan bahwa TPK Sarimukti harus DITUTUP karena diduga sudah menjadi ancaman serius bagi masyarakat KBB, kita harus bangkit melawan ketidakadilan karena sudah terjadi kerusakan lingkungan yang sangat dahsyat.






