SMANOP Raih Medali di SPIRIT PORISMAN XII, Prestasi Melonjak Dibanding Tahun Lalu

Salah satu momen menarik terjadi saat defile pembukaan. Karena bendera kontingen tertinggal di sekretariat, patung Kang Duyeh dari bahan infraboard akhirnya diusung untuk mewakili SMANOP. Momen tak terduga ini justru membuat Kang Duyeh menjadi pusat perhatian dan kembali diburu untuk berfoto.

Di luar performa kontingen, kontribusi PASMANOP juga mendapat sorotan positif. Pada upacara pembukaan, Ketua Panitia Pelaksana SP XII dari SMAN 5, M. Virda D. Ekaputra, menyebut Ketum PASMANOP sebagai sosok penting dalam terselenggaranya SP XII. “Kang Iwan adalah mentor terbaik saya selama Spirit PORISMAN ini,” ujarnya.

Kesuksesan kontingen SMANOP dalam SP XII bukan hanya dilihat dari perolehan medali, tetapi juga dari keberhasilan menciptakan ruang silaturahmi dan kebersamaan antaralumni. Markas Kang Duyeh menjadi simbol semangat guyub, kebanggaan almamater, dan wajah baru kontingen SMANOP yang semakin solid.

Dengan kolaborasi lintas angkatan, kreativitas panitia, dukungan kuat dari PASMANOP, serta identitas baru lewat Kang Duyeh, keikutsertaan SMANOP dalam SP XII tahun ini menjadi salah satu yang paling berkesan dalam sejarah PORISMAN.

 

(Dadan Sambas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *