SOROT JABAR – Sebanyak 189 mahasiswa Program Doktor Ilmu Manajemen dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia berkumpul dalam Management Breakthrough and Doctoral Journey XIV 2026: Colloquium & National Seminar yang digelar di Gedung PPAG Universitas Katolik Parahyangan (UNPAR), Bandung, Rabu (5/8/2026). Kegiatan yang diselenggarakan Aliansi Program Doktor Manajemen Indonesia (APDMI) ini menjadi wadah bagi para mahasiswa doktoral untuk mempresentasikan perkembangan riset disertasi sekaligus memperkuat jejaring akademik lintas perguruan tinggi.
Mengangkat tema bisnis hijau dan daya saing global, forum tersebut mendorong lahirnya gagasan serta penelitian yang mampu menjawab tantangan transformasi bisnis berkelanjutan di tengah dinamika ekonomi global. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi APDMI bersama Fakultas Ekonomi Universitas Katolik Parahyangan (UNPAR), Fakultas Humaniora dan Bisnis Digital Universitas Kristen Maranatha, serta Fakultas Pendidikan Ekonomi dan Bisnis (FPEB) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI).
Acara dibuka melalui pidato kunci Direktur Kelembagaan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Prof. Dr. Mukhamad Najib, yang hadir mewakili Direktur Jenderal Kemendiktisaintek. Seminar nasional juga menghadirkan sejumlah akademisi dan praktisi, di antaranya Dr. Al Taqdir Badari, Luki S. Suardi, Prof. Dr. Irwan Adi Ekaputra, dan Brigita Meylianti Sulungbudi, Ph.D., yang membahas isu keberlanjutan bisnis, inovasi, manajemen sumber daya manusia, hingga strategi meningkatkan daya saing global.
Ketua APDMI, Prof. Dr. Tanti Handriana, mengatakan kolokium ini menjadi ruang penting bagi mahasiswa doktoral untuk memperoleh masukan dari para pakar sekaligus memperkuat kolaborasi akademik.






