SOROT JABAR – ” Imbas dari PKL Dalem Kaum Menolak untuk Direlokasi ke Basement Alun-alun sehingga terjadi benturan antara Pedagang Kaki Lima (PKL) dan Satpol PP. Kejadian pada hari Jumat 22 Desember 2023.
Kronologis kejadian sehingga terjadi benturan antara PKL vs Satpol PP berawal dari pedagang yang tetap menjajakan dagangan nya di wilayah dalem kaum sehingga memancing Satpol PP untuk melakukan penertiban.
Awak media melakukan konfirmasi kepada koordinator Perwakilan Pedagang Kaki Lima (PKL) Dalem Kaum Berry Sobari dalam keterangannya menyatakan,” kami di relokasi dilokasi yang tidak layak yaitu di Basement. Dikarenakan di Basement adalah tempat parkir,” ujarnya.
Penertiban ini sepihak yaitu tau-tau sudah launcing dan tidak ada pemberitahuan. Sebetulnya hemat kami kalau mau ditata. Dulu era Ridwan Kamil kami mau ditata seperti di malioboro dan sampai sekarang tidak direalisasikan,” tegas Berry.
PKL disini bukan cari kaya tapi cari makan. Jadi Sampai saat ini kita PKL mau di apain sama mereka. Yang menjadi tidak enak bagi kami itu di susupi oleh perusahaan besar yaitu Mayora. Jadi seolah-olah ini dipaksakan mungkin sudah masuk uang dari Mayora kepada mereka pemerintah. Jadi kami disini sebagai korban,” ucapnya.
Ini jelas ada intimidasi dari pihak Satpol PP kepada yang punya toko dan toko itu sendiri sepi jadi jelas ada intimidasi dari pihak Satpol PP kepada kami PKL.
Kami 400 PKL menolak untuk di relokasi dikarenakan Basement tersebut adalah “Sarang Tikus” dan apabila hujan itu selalu banjir dan bagaiman kita mau mau direlokasi ke tempat seperti itu dan pembelinya juga sepi. Jadi mau ada penghasilan darimana kita para PKL kalau kondisinya seperti itu,” kata Berry.
Yang viral di video bahwa telah terjadi benturan betul. Karena Satpol PP melakukan tindakan penertiban itu bukan dengan ucapan tetapi dengan menggunakan kekerasan kepada PKL sehingga mengakibatkan PKL tangannya terkilir dan ada juga yang yang di tendang sampin perut nya sampai kesakitan. Dan kami selaku pengurus dan PKL yang sedang dilokasi merasa geram dengan tindakan Satpol PP yang sudah sewenang-wenang melakukan tindak kekerasan,” tandas Berry.
(Mustopa)






