SOROT JABAR – Forum Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Kreativitas, Inovasi, dan Kewirausahaan (KIK) SMK se-Jawa Barat menggelar Workshop dan Silaturahmi sebagai bagian dari persiapan pembelajaran tahun ajaran 2026/2027. Kegiatan yang berlangsung di Ma’soem University, Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Sabtu (13/6/2026), diikuti hampir 100 guru perwakilan SMK negeri dan swasta dari 27 kabupaten/kota di Jawa Barat.
Kegiatan ini merupakan program kolaboratif antara Bidang Pembinaan SMK Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, PT Chlorine sebagai mitra industri, Ma’soem University, serta MGMP KIK SMK se-Jawa Barat dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran kewirausahaan di tingkat SMK.
Kepala Bidang Pembinaan SMK Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, Edy Purwanto, menegaskan bahwa keberadaan MGMP KIK harus mampu menjadi bagian dari solusi dalam meningkatkan jumlah lulusan SMK yang memilih jalur wirausaha, selain bekerja maupun melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

Menurutnya, apabila setiap SMK di Jawa Barat mampu melahirkan minimal tiga persen lulusan yang berwirausaha setiap tahunnya, maka stigma SMK sebagai penyumbang angka pengangguran dapat perlahan teratasi.
“Guru setelah memahami cara, model, dan strategi pembelajaran yang berkualitas harus mampu menghadirkan pembelajaran yang bermakna dan memberikan manfaat nyata bagi peserta didiknya,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa tantangan guru KIK saat ini tidak hanya berkaitan dengan kompetensi pedagogis, tetapi juga kemampuan dalam mengembangkan keterampilan kewirausahaan digital yang relevan dengan kebutuhan zaman.






