SOROT JABAR – Ini merupakan bukti nyata bahwa TNI hadir di tengah masyarakat dan berusaha untuk semaksimal mungkin membantu kesulitan masyarakat. Terutama di Kota Bandung dengan Darurat Sampah dan Alhamdulillah, pada hari ini semua sasaran Karya Bakti sudah rampung dan selesai dilaksanakan
Hadir dalam kegiatan tersebut, Pasiter Kodim 0816/KB Mayor Arm Rikin, Danramil 1806/Bandung Kulon Kapten Arm Anto Heryanto, Camat Babakan Ciparay H. Suparjo.S.Sos, Ketua FPK Kecamatan Babakan Ciparay Agus Permana, Lurah Se- Kecamatan Babakan Ciparay, LPM Kelurahan Babakan, Babinsa, Bhabinkamtibmas Polsek Babakan Ciparay Aipda Sunardi, Gober kelurahan Babakan, Linmas Sukahaji dan Babakan
Dandim 0618 Kota Bandung Kolonel Inf Donny Ismuali Bainuri S.Hub,Int. M.A.S.S.S melalui Pasiter Mayor Arm Rikin dalam penutupan kegiatan Karya Bakti Satkorwil Kodim 0618 Kota Bandung menyatakan,” Bersinergi, berkolaborasi dan bekerjasama dengan pihak pemerintah terkait di mana sekarang situasi di wilayah Kota Bandung ini masih pada posisi darurat sampah dan secara pelan-pelan akan mengurangi kapasitas sampah yang ada di wilayah Kota Bandung yang masih ada sekitar 53rb kubik dan akan berangsur di laksanakan sampai Januari 2004,” Ujarnya.
Ini adalah moment yang sangat tepat dengan situasi sekarang berarti kehadiran kita TNI Kodim 0618/Kota Bandung bekerja sama dengan Pemda dan Kelurahan secara berjenjang sehingga untuk menyimpulkan langkah-langkah antisipasi dalam rangka mengurangi kedaruratan sampah di Kota Bandung.
Dengan adanya kegiatan ini adanya program magotisasi ataupun kang Empos itu bertujuan positif dan jelas berdampak setidaknya mengurangi beban sampah di masyarakat Kota Bandung dan berdampak dengan ekonomi yaitu ada penghasilan. Langkah-langkah dan upaya-upaya.bagaimana cara pengelolaan sampah yang bersifat menghasilkan otomatis setidaknya metabolisme dalam hal ini yang sifatnya organik bisa berkurang itu dari nilai ekonomisnya,” Ujar Pasiter
Diharapkan masyarakat memiliki kesadaran bahwa siapa lagi kalau bukan kita-kita yang ada di Kota Bandung dan semua unsur masyarakat itu semua bagaimana kita mengantisipasi mengurangi resiko sampah tersebut,” lanjutnya.
Untuk program kita ada disini dan satu tahun ini ada dua semester. Semester satu kemarin kita melaksanakan di wilayah Koramil 1803/Andir. Didaerah Sukaraja dan semester ke dua dilaksanakan di Wilayah Koramil 1806/Bandung Kulon. Didaerah Babakan.
Sesuai dengan alokasi anggaran yang direncanakan di bulan Desember dan sudah terealisasi. Itu bentuk Kemanunggalan TNI dengan rakyat jadi kita bahu membahu bekerja sama dan bukan untuk kepentingan sendiri tetapi untuk kepentingan bersama,” jelasnya
Monitoring Itu udah tanggung jawab bersama. Kalau tidak ada pengawasan dan kehadiran dari Pemerintah TNI-Polri sudah hadi. Tetapi realisasinya hanya bisa mendirikan tapi tidak bisa memanfaatkan dan menjaganya.
Dan harus ada fungsi monitoring atau bentuk pengawasan yang pada dasarnya itu adalah orang-orang yang berkepentingan di bidangnya. Kita hanya bisa mengarahkan ini ke mana. mana bisa mengevaluasi di situ jelas dilaksanakan dan kita membackup. Bahwa betul-betul ini dilaksanakan dan dilestarikan dan dapat menghasilkan sesuai dengan rencana-rencana yang sudah di rancang bahwa ini adalah manfaat seperti ini yang hanya akan terasa dampaknya kepada kita semua. Terutama manfaat bagi masyarakat,” pungkas Mayor Arm Rikin.
(Mustopa)






