Kisah Perjalanan Karier Gary Iskak, Dari Sopir Artis Hingga Menjadi Aktor Layar Lebar

SOROT JABAR – Nama Gary Iskak telah lama dikenal publik sebagai aktor yang membintangi sejumlah film dan sinetron populer Indonesia. Namun di balik popularitasnya, sedikit yang mengetahui bahwa perjalanan Gary di dunia hiburan justru dimulai dari posisi yang jauh dari sorotan kamera: seorang sopir artis dalam produksi film internasional.

Perjalanan itu bermula pada tahun 1996, ketika Gary terlibat dalam produksi film “Web of Deception”, kolaborasi antara Diwangkara Swara Film (sebelumnya Kanta Indah Film) dan Martini Film Hong Kong. Proyek tersebut melibatkan para bintang Hong Kong seperti Francoise Yip, Michael Chow, dan Diana Fang, serta aktor Indonesia Reynaldy Iskak.

Dalam produksi yang sebagian besar dikerjakan oleh tim Hong Kong tersebut, kru Indonesia menempati sejumlah posisi penting seperti manajer produksi, gaffer, hingga driver. Dari sinilah tiga nama yang saat ini juga dikenal di industri muncul:

  • Kaonawan Sumirah, produser dan sutradara senior,
  • Budi WS, manajer produksi yang kini aktif sebagai PIMPRO di SinemArt,
  • Tatos Ridwan A. Fauzi (Fauzi), gaffer yang kini menjadi produser The Master House sekaligus Pimpinan Redaksi Mudanésia PRMN.

Di tengah proses produksi, Gary bertugas sebagai driver artis, sebuah pekerjaan yang tanpa disadari menjadi batu loncatan menuju karier aktingnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *