Sampah Plastik Pocari Sweat Run 2026 Bandung Dipilah dan Didaur Ulang

Selain lalu lintas, kebersihan menjadi salah satu aspek yang mendapat perhatian selama kegiatan. Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandung Darto mengatakan pihaknya mengerahkan sejumlah armada dan personel untuk mendukung kebersihan di sepanjang kegiatan.

DLH menurunkan dua mobil truk, satu mobil pick-up, satu mobil road sweeper, serta 30 personel aktif.

“DLH tadi mengerahkan dua mobil truk, kemudian satu mobil pick-up, kemudian satu mobil road sweeper dengan 30 personel aktif,” ujar Darto.

Pengelolaan sampah juga dilakukan bersama pihak Pocari Sweat. Sampah plastik yang dihasilkan selama kegiatan akan dipilah dan diproses untuk didaur ulang.

“Yang pasti semua sampah plastik di-handle oleh Pocari Sweat. Jadi nanti sampahnya semua dipilah, habis itu juga di-recycle. Jadi enggak ada sampah yang kebuang ke TPA,” katanya.

Sementara itu, Marketing Director PT Amerta Indah Otsuka Puspita Winawati mengatakan aspek kenyamanan masyarakat menjadi salah satu pertimbangan penyelenggara dalam mengembangkan Pocari Sweat Run di Bandung.

Pertimbangan tersebut juga berkaitan dengan rencana penambahan kategori dengan jarak tempuh yang lebih panjang. Penyelenggara saat ini masih mempertimbangkan penyelenggaraan hingga kategori half marathon.

“Pertama kali maraton, ya, kategori maraton 42 kilometer. Karena kalau 42 kilometer, rutenya harus memutar Bandung lebih banyak lagi. Jadi kita juga ngelihat kenyamanan warga Bandung. Kayaknya kita masih sampai dengan half marathon,” ujar Puspita.

Evaluasi terhadap lalu lintas, kebersihan, dan kenyamanan warga menjadi bagian dari penyelenggaraan Pocari Sweat Run 2026 yang menggunakan sejumlah ruas jalan di Kota Bandung.

Pemkot Bandung bersama penyelenggara akan terus melakukan evaluasi terhadap aspek-aspek tersebut untuk mendukung kelancaran rangkaian kegiatan berikutnya.

(Red/Diskominfo Kota Bandung)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *