“Ada beberapa hal yang perlu kita apresiasi, salah satunya rencana memperkecil sistem outsourcing di pabrik-pabrik. Kita tunggu realisasinya,” ujarnya.
SBNI Jawa Barat menyatakan mendukung dan menyambut baik berbagai program serta komitmen pemerintah yang berpihak pada kesejahteraan buruh. Organisasi ini menilai langkah-langkah tersebut sebagai upaya positif dalam memperbaiki kondisi ketenagakerjaan, sekaligus berharap seluruh kebijakan yang disampaikan dapat direalisasikan secara konkret dan berkelanjutan.
Dalam aksi May Day tersebut, para buruh secara nasional menyuarakan berbagai tuntutan, di antaranya revisi Undang-Undang Cipta Kerja, penolakan sistem outsourcing, kenaikan upah minimum, serta perlindungan terhadap pemutusan hubungan kerja (PHK).
Selain itu, buruh juga menyampaikan aspirasi lain seperti penurunan potongan tarif ojek online, penyediaan perumahan bagi pekerja, peningkatan kesejahteraan tenaga honorer, hingga revisi sejumlah regulasi ketenagakerjaan.
Secara keseluruhan, aksi peringatan Hari Buruh di Jakarta berlangsung tertib dengan pengamanan ketat di sejumlah titik. Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen buruh terhadap prinsip pekerjaan layak atau decent work, sejalan dengan agenda Sustainable Development Goals (SDGs).
(Red)






