Selama kegiatan TKA berlangsung, kami selalu melakukan koordinasi baik dengan yayasan, pengawas pembina, KCD, MKKS, dan panitia internal di sekolah. Hal ini dilakukan semata-mata untuk memastikan bahwa TKA dapat berjalan dengan lancar dan tertib,” ujar Dede.
Ia berharap pelaksanaan ujian pada Selasa hingga Kamis berikutnya dapat berlangsung tanpa kendala, seperti pelaksanaan hari pertama.
Menurut Dede, SMK Profita Bandung mendukung pelaksanaan TKA dan AN sebagai sarana untuk mengukur kompetensi siswa kelas XII setelah menempuh pendidikan selama kurang lebih tiga tahun. Hasil evaluasi tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai kemampuan literasi dan numerasi siswa sekaligus menjadi salah satu tolok ukur peningkatan mutu pendidikan sekolah pada 2027.
Sementara itu, Ketua Pelaksana TKA sekaligus Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMK Profita Bandung, Fajar Denia Nugraha, S.Pd., menjelaskan bahwa TKA berfungsi sebagai instrumen pengukuran pencapaian kompetensi siswa berdasarkan standar nasional.
Selain menjadi bahan evaluasi pembelajaran, hasil TKA juga dapat dimanfaatkan siswa sebagai salah satu pertimbangan untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi maupun sebagai dokumen pendukung ketika memasuki dunia kerja.

Pihak sekolah berharap capaian TKA tahun ini dapat lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya. Harapan tersebut didukung oleh upaya peningkatan mutu pendidikan yang telah dilakukan secara berkelanjutan.
SMK Profita Bandung sendiri telah tiga tahun berturut-turut memperoleh Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) Kinerja Terbaik atas pencapaian peningkatan nilai rapor pendidikan setiap tahunnya.
Melalui persiapan sarana dan prasarana, kesiapan sumber daya manusia, serta koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan, SMK Profita Bandung berupaya memastikan pelaksanaan TKA dan AN berjalan lancar sekaligus mendorong peningkatan kualitas pendidikan bagi seluruh peserta didik.
(Red/Dadan Sambas)





