SMPN 7 Cimahi Perkuat Karakter Siswa Lewat Program PAKAR PBB Bersama Brigif 15/Kujang II

SOROT JABAR – SMP Negeri 7 Cimahi kembali memperkuat pendidikan karakter bagi peserta didiknya melalui Program Pendidikan Karakter dan Pasukan Baris Berbaris (PAKAR PBB) Tahun Ajaran 2026/2027. Kegiatan yang bekerja sama dengan Brigade Infanteri 15/Kujang II tersebut digelar di Lapangan Brigif 15/Kujang II pada 14 Juli 2026 untuk siswa kelas VIII dan 15 Juli 2026 bagi siswa kelas IX.

Program ini diselenggarakan sebagai respons terhadap perkembangan sosial dan budaya yang dinilai turut memengaruhi pola perilaku masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, sekolah berupaya membentuk peserta didik yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, kedisiplinan, dan akhlak yang baik.

Di bawah bimbingan pelatih Lettu Inf. Maryadi, para peserta mendapatkan pembinaan melalui berbagai materi yang menitikberatkan pada penerapan disiplin, gotong royong, serta kemandirian sebagai bekal dalam kehidupan sehari-hari.

Kepala SMP Negeri 7 Cimahi, Dewi Ratna Komarawati Surya, mengatakan Program PAKAR PBB merupakan implementasi dari visi sekolah, yakni Berkarakter, Aktif dan Kreatif, Berwawasan Global, Juara (BAGJA).

“Program ini menjadi salah satu upaya kami dalam membentuk peserta didik yang disiplin, bertanggung jawab, berintegritas, memiliki jiwa kepemimpinan, serta semangat nasionalisme,” ujarnya.

Menurut Dewi, pendidikan karakter menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran untuk menjawab tantangan perkembangan zaman yang semakin kompleks. Karena itu, sekolah terus berupaya menghadirkan berbagai program yang mampu membangun budaya positif di lingkungan sekolah.

“Melalui kegiatan singkat ini diharapkan terbentuk budaya positif di lingkungan sekolah sebagai bagian dari penguatan karakter peserta didik. Kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar serta diikuti oleh seluruh peserta sesuai jadwal yang telah ditetapkan,” tuturnya.

Melalui Program PAKAR PBB, SMP Negeri 7 Cimahi berharap nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, kerja sama, dan nasionalisme dapat tertanam dalam diri setiap peserta didik sebagai bekal menghadapi tantangan di masa depan.

(Red/Dadan Sambas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *