Tingkatkan Kompetensi Guru Diniyah, FKDT Lembang Sosialisasikan Kurikulum MDT 2025

Ia menyampaikan bahwa madrasah Diniyah yang bersifat pendidikan nonformal memiliki kondisi tersendiri dalam memperoleh dukungan pembiayaan. Karena itu, program bantuan UPZ diharapkan dapat membantu mendukung keberlangsungan kegiatan pendidikan dan para pengajarnya.

Eutik juga berharap para guru Diniyah dapat berperan sebagai duta UPZ di tingkat RW maupun desa untuk membantu menyampaikan informasi dan menyosialisasikan berbagai program yang tersedia bagi masyarakat.

“Semoga kegiatan ini bisa meningkatkan kapasitas sebagai guru Diniyah,” tuturnya.

Materi workshop disampaikan oleh Drs. H. Maman Abdul Djaliel, M.Ag., penulis dari Penerbit CV RIZQI sekaligus dosen Jurusan Bahasa dan Sastra Arab, Fakultas Adab dan Humaniora, UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Ia membahas Sosialisasi Kurikulum MDT 2025 serta metode pembelajaran Bahasa Arab untuk Madrasah Diniyah Takmiliyah Ula (MDTU).

Selain pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang memberikan kesempatan kepada peserta untuk mendiskusikan persoalan pembelajaran. Panitia juga membagikan kunci jawaban pelajaran Bahasa Arab kepada seluruh peserta workshop.

Melalui kegiatan ini, FKDT Kecamatan Lembang bersama UPZ Kecamatan Lembang dan pihak pendukung lainnya berupaya memperkuat kapasitas guru Diniyah Takmiliyah, khususnya dalam memahami kurikulum dan mengembangkan metode pembelajaran Bahasa Arab.

(Red/Dadan Sambas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *