SOROT JABAR – Pergantian Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah menjadi momentum reflektif bagi Wakil Wali Kota Bandung, H. Erwin. Menurutnya, Tahun Baru Islam tidak seharusnya dimaknai sebatas pergantian kalender, melainkan menjadi waktu yang tepat bagi setiap individu untuk melakukan evaluasi diri dan memperbaiki kualitas kehidupan.
Hal tersebut disampaikan H. Erwin usai menghadiri Peringatan Tahun Baru Islam yang digelar RP ABI bersama Yayasan Mahayuda.
Menurut Erwin, terdapat dua nilai penting yang terkandung dalam peringatan Tahun Baru Islam, yaitu hijrah dan muhasabah. Keduanya menjadi landasan bagi setiap orang untuk terus bertumbuh dan melakukan perubahan ke arah yang lebih baik.
“Hijrah bukan hanya berpindah secara fisik, tetapi bagaimana kita berubah menjadi pribadi yang lebih baik dari sebelumnya. Sedangkan muhasabah adalah kesempatan untuk mengevaluasi diri, melihat apa yang sudah dilakukan dan apa yang perlu diperbaiki ke depan,” ujarnya.
Sebagai Wakil Wali Kota Bandung, Erwin menilai semangat hijrah dan muhasabah tidak hanya penting dalam kehidupan pribadi, tetapi juga relevan dalam kehidupan bermasyarakat dan penyelenggaraan pemerintahan. Menurutnya, semangat perubahan dan evaluasi harus terus dilakukan agar pelayanan kepada masyarakat dapat semakin baik dari waktu ke waktu.






