Pemkot Bandung Hentikan Sementara Penertiban Kabel Udara hingga 26 Oktober

SOROT JABAR – Pemerintah Kota Bandung menghentikan sementara penertiban kabel udara pada 12–26 Oktober 2026 untuk memberi kesempatan kepada operator telekomunikasi memulihkan layanan internet pelanggan yang masih mengalami gangguan. Selama masa penyesuaian tersebut, operator diminta memprioritaskan perbaikan jaringan sebelum penataan kabel kembali dilanjutkan pada 27 Oktober 2026.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bandung, Henryco Arie Sapiie, mengatakan penyesuaian jadwal dilakukan agar operator memiliki waktu untuk menyelesaikan gangguan layanan di sejumlah wilayah terdampak.

“Selama periode ini, kami meminta operator mempercepat penyelesaian gangguan di wilayah terdampak. Penataan kabel udara akan dilanjutkan sesuai jadwal berikutnya dengan tetap memperhatikan kesiapan jaringan dan keberlangsungan layanan bagi masyarakat,” ujar Henryco, Senin (12/10/2026).

Berdasarkan laporan yang diterima Diskominfo Kota Bandung, gangguan internet masih terjadi di Antapani Lama, Babakan Surabaya, Antapani Kidul, Arcamanik, Sukamiskin, Kebonwaru, dan Cisaranten. Sementara itu, pemulihan layanan di wilayah Astanaanyar dan Jalan Sudirman telah dilaporkan selesai.

Selama penghentian sementara penertiban, Diskominfo akan berkoordinasi dengan operator untuk memantau perkembangan pemulihan jaringan sekaligus menindaklanjuti laporan gangguan dari masyarakat. Pemerintah kota juga menekankan pentingnya kesiapan jaringan agar penataan kabel tidak mengabaikan keberlangsungan konektivitas pelanggan.

Program penataan kabel udara di Kota Bandung sendiri telah dimulai sejak 2 Juni 2026 dengan sasaran 85 ruas jalan utama. Hingga saat ini, sebanyak 65 ruas jalan telah ditangani.

Pemkot Bandung meminta seluruh operator memanfaatkan periode 12–26 Oktober untuk mempercepat perbaikan layanan di wilayah yang masih terdampak. Setelah masa penyesuaian berakhir, penataan kabel udara dijadwalkan kembali berjalan pada 27 Oktober 2026 dengan mempertimbangkan kesiapan jaringan dan koordinasi antarpihak.

(Red/Diskominfo Kota Bandung)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *