“Saya ingin membangun bisnis yang tidak hanya berkembang di Indonesia, tetapi juga memiliki kesempatan untuk dikenal di pasar internasional. Saya berharap kemampuan bahasa yang saya miliki bisa menjadi salah satu bekal untuk memperluas jaringan, menjalin kerja sama dengan berbagai negara, dan mengembangkan usaha ini ke depannya,” ujar Dilla.
Meski masih dalam tahap pengembangan, bisnis taichan tersebut menjadi bagian dari rencana jangka panjang Dilla dalam membangun usaha. Target penyelesaian pada 2027 diharapkan menjadi langkah awal untuk merealisasikan rencana bisnisnya, dengan pengembangan usaha yang disiapkan secara bertahap.
Dilla menyadari bahwa membangun bisnis membutuhkan proses, konsistensi, dan kesiapan menghadapi berbagai tantangan. Karena itu, persiapan usaha menjadi tahapan penting untuk membangun fondasi bisnis sebelum memperluas jangkauan pasar.
Ke depan, Dilla berharap bisnis taichan yang dikembangkannya dapat membuka peluang pertumbuhan usaha sekaligus menjangkau konsumen yang lebih luas. Ia juga ingin memanfaatkan pengalaman internasional dan kemampuan multibahasanya untuk mendukung rencana ekspansi apabila peluang tersebut memungkinkan.
Melalui bisnis yang tengah dipersiapkannya, Dilla Merlly Senjaya ingin membangun usaha kuliner yang memiliki prospek jangka panjang. Targetnya tidak hanya mengembangkan bisnis di pasar domestik, tetapi juga membuka jalan agar produk yang ditawarkan dapat dikenal lebih luas hingga ke pasar internasional.
(Red)






