Secara keseluruhan, Polda Jabar menyiapkan 2.026 personel gabungan untuk mengamankan pelaksanaan FIFA ASEAN Cup 2026 Grup B di Stadion Si Jalak Harupat.
Hendra mengatakan kepolisian juga mengantisipasi potensi gangguan keamanan, mulai dari kejahatan jalanan dan aksi premanisme hingga kemungkinan gesekan antarsuporter.
“Keselamatan pemain, ofisial, dan masyarakat adalah prioritas utama kami, dengan terus mengambil pelajaran dari tragedi masa lalu agar tidak kembali terulang,” katanya.
Sementara itu, sistem pengamanan di kawasan Stadion Si Jalak Harupat dibagi menjadi empat zona atau ring, mulai dari Ring 1 hingga Ring 4.
Untuk Ring 1, pengamanan dilakukan oleh steward. Apabila terjadi situasi yang membutuhkan penanganan kepolisian, steward dapat meminta bantuan kepada personel polisi yang disiapkan di kawasan tersebut.
(Red/ANTARA)






