Hollowtrips Rilis EP ‘Death Obsession’ Setelah 25 Tahun Berkarya di Industri Musik

Menurut Agus, judul ‘Death Obsession’ memiliki makna tersendiri bagi Hollowtrips. Istilah tersebut tidak dimaknai sebagai keinginan untuk mati, melainkan menggambarkan obsesi para personel terhadap karya musik yang akan terus dijalani hingga akhir hayat.

“Obsesi mati kami terhadap karya musik sampai mati, bukan berarti kami berobsesi untuk mati,” jelasnya.

Perjalanan Hollowtrips hingga akhirnya merilis EP setelah 25 tahun berdiri juga tidak terlepas dari berbagai dinamika internal band. Pergantian personel yang terjadi beberapa kali menjadi salah satu faktor yang membuat proses perilisan karya tersebut membutuhkan waktu cukup panjang.

Agus mengibaratkan perjalanan tersebut seperti membongkar dan memasang kembali sebuah susunan hingga akhirnya menemukan komposisi yang tepat.

“Kenapa 25 tahun baru rilis EP, jadi sempat ganti-ganti personel. Baru sekarang bisa launching EP. Bongkar pasang kayak Lego,” ungkapnya.

Selain itu, terdapat sejumlah lagu yang sebelumnya merupakan karya dari personel terdahulu. Kondisi tersebut sempat menimbulkan polemik sehingga beberapa karya tersebut tidak dapat dibawakan kembali oleh Hollowtrips dalam formasi saat ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *