SOROT JABAR – Musisi asal Bandung, Ijay Irawan, mulai memperluas aktivitas kreatifnya dengan merambah dunia bisnis. Ia telah menekuni dunia musik sejak usia muda dan memulai karier solo pada 2018. Dalam perjalanan bermusiknya, Ijay telah merilis sejumlah single, di antaranya “Play A Drama”, “Beda”, “Unreasonable”, “Earned not Given”, “Pemain (Nikmati Saja)”, hingga “DÉLUSI”.
Setelah cukup lama berkecimpung di industri musik, Ijay kini mencoba mengembangkan usaha di dua bidang sekaligus, yakni kuliner melalui kedai Kopi Cik Ah serta industri apparel lewat brand miliknya, BHNGN.

Langkah Ijay memasuki bisnis F&B bermula dari kegemarannya terhadap kopi. Hobi tersebut kemudian mendorongnya untuk mencoba membuka kedai sekaligus belajar mengelola bisnis dari skala kecil. Selain itu, Ijay memiliki motivasi untuk menjadikan Kopi Cik Ah sebagai tempat berkumpul dan bersilaturahmi bagi barudak.
“Awalnya tidak sengaja, karena cukup hobi ngopi. Jadi mencoba saja, juga untuk melatih berbisnis kecil-kecilan. Selain itu, saya ingin punya tempat buat ngumpul dan silaturahmi barudak,” ujar Ijay.

Melalui Kopi Cik Ah, Ijay ingin menjadikan kegemarannya terhadap kopi sebagai pengalaman baru dalam menjalankan usaha. Baginya, kedai tersebut bukan hanya menjadi tempat untuk menikmati kopi, tetapi juga ruang untuk berkumpul, bertemu, dan mempererat silaturahmi. Bisnis tersebut sekaligus menjadi ruang baginya untuk mempelajari berbagai hal mengenai pengelolaan usaha serta mengembangkan kemampuannya di luar aktivitas sebagai musisi.
Tak berhenti di bidang F&B, Ijay juga mulai menjajal industri fashion dan apparel. Ketertarikannya berawal dari kebiasaannya membuat merchandise. Sebelum mengembangkan brand sendiri, Ijay sempat berkolaborasi dalam pembuatan merchandise bersama brand lokal Localhero.






