Jalan Bandung Cepat Rusak? Ini Penjelasan DSDABM soal Drainase dan Curah Hujan

Terkait kualitas pengerjaan proyek, DSDABM memastikan seluruh pekerjaan infrastruktur diawasi secara ketat. Pengawasan dilakukan melalui kerja sama dengan konsultan pengawas yang memiliki kontrak resmi dengan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).

“Setiap pekerjaan memiliki pengawas. Setelah selesai, hasilnya juga diperiksa oleh inspektorat hingga Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Jadi tidak ada pekerjaan yang dibiarkan tanpa evaluasi,” jelasnya.

Lebih lanjut, Dini menegaskan bahwa mekanisme sanksi akan diterapkan apabila ditemukan pelanggaran atau hasil pekerjaan yang tidak sesuai dengan standar teknis yang telah ditetapkan.

Dalam pemaparannya, ia juga mengungkapkan bahwa usia rata-rata jalan beraspal jenis hotmix di Kota Bandung berkisar sekitar lima tahun. Namun, kondisi di lapangan sering kali dipengaruhi oleh faktor eksternal, terutama sistem drainase yang belum optimal serta tingginya curah hujan.

“Kerusakan jalan tidak hanya disebabkan oleh usia, tetapi juga karena drainase. Air yang menggenang dapat merusak struktur jalan dari bawah,” ungkapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *