Paman Enggar Eeng Santosa Terpilih sebagai EL Presidente Bikers Brotherhood MC Periode 2026–2030

Bagi Bikers Brotherhood MC, persaudaraan tidak sebatas slogan, tetapi diwujudkan melalui sikap saling menjaga dan komitmen untuk berdiri bersama dalam berbagai situasi. Karena itu, pergantian kepemimpinan melalui Musyawarah Adat tidak hanya menjadi proses pemilihan pemimpin, tetapi juga bagian dari upaya menjaga kesinambungan nilai dan tradisi organisasi.

Dalam pernyataannya setelah terpilih, Paman Enggar “Eeng” Santosa menegaskan bahwa jabatan EL Presidente merupakan amanah yang harus dijalankan dengan tanggung jawab.

“Menjadi EL Presidente bukanlah tentang jabatan, kekuasaan, ataupun kebanggaan pribadi. Ini adalah sebuah amanah besar untuk menjaga kehormatan, merawat persaudaraan, dan meneruskan perjuangan para pendahulu yang telah membangun Bikers Brotherhood MC dengan loyalitas, pengorbanan, serta ketulusan,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh anggota untuk kembali memperkuat persatuan setelah proses pemilihan berlangsung. Menurutnya, perbedaan pandangan merupakan hal yang wajar dalam organisasi, tetapi keputusan Musyawarah Adat harus menjadi momentum untuk melangkah bersama.

“Kita semua adalah saudara. Dalam perjalanan organisasi, perbedaan pandangan merupakan sesuatu yang wajar, termasuk dalam proses pemilihan kepemimpinan. Namun, ketika Musyawarah Adat telah menghasilkan keputusan, maka tidak ada lagi perbedaan pilihan. Yang ada hanyalah satu keluarga besar Bikers Brotherhood MC yang harus terus berdiri bersama,” kata Paman Eeng.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *