Ia menilai bonus demografi yang tengah dihadapi Indonesia merupakan peluang besar yang harus dimanfaatkan dengan meningkatkan kapasitas generasi muda. Menurutnya, pemuda perlu memiliki kepemimpinan yang kuat, wawasan kebangsaan, serta kemampuan beradaptasi terhadap berbagai perubahan, mulai dari perkembangan teknologi, dinamika ekonomi, hingga tantangan global.
Agam juga mengajak seluruh organisasi kepemudaan di Kecamatan Sumur Bandung untuk memperkuat kolaborasi dengan pemerintah dan masyarakat dalam melahirkan berbagai program yang inovatif dan berdampak.
Sementara itu, dalam pemaparannya disampaikan bahwa KNPI memiliki peran strategis sebagai wadah berhimpunnya organisasi kepemudaan untuk memperkuat nasionalisme, meningkatkan partisipasi pemuda dalam pembangunan daerah, serta membangun sinergi bersama pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan.

Selain itu, pentingnya menjaga nilai-nilai kebangsaan juga menjadi perhatian. Semangat kejujuran, keadilan, kesejahteraan, dan integritas dinilai harus terus ditanamkan kepada generasi muda sebagai fondasi dalam menjaga masa depan bangsa di tengah berbagai tantangan moral dan sosial.
Melalui kepengurusan baru ini, KNPI Kecamatan Sumur Bandung diharapkan mampu menjadi ruang kolaborasi yang produktif bagi para pemuda sekaligus melahirkan berbagai gagasan dan program yang memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan wilayah maupun Kota Bandung secara keseluruhan.
(Red)






