SMPN 1 Margahayu Gelar Parenting dan Sosialisasi Program Sekolah Tahun Ajaran 2026/2027

Selain itu, sekolah juga menerapkan konsep deep learning yang mendorong siswa untuk mengamati, menganalisis, dan menghasilkan solusi terhadap permasalahan dalam kehidupan sehari-hari melalui karya yang bermanfaat.

Dalam kesempatan tersebut, Nia juga menjelaskan ketentuan kenaikan kelas. Di antaranya, siswa wajib mengikuti proses pembelajaran dan asesmen sumatif, menuntaskan capaian pembelajaran, memiliki kehadiran minimal 90 persen, serta menunjukkan karakter yang baik.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Wiwik Sulastri, M.M., memaparkan berbagai program kedisiplinan dan tata tertib sekolah yang bertujuan membentuk karakter peserta didik.

Menurutnya, sinergi antara sekolah dan orang tua menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan program pembinaan siswa.

“Program ekstrakurikuler memiliki banyak manfaat bagi pengembangan potensi siswa. Oleh karena itu, diperlukan keselarasan antara aturan di rumah dan di sekolah agar pembentukan karakter positif dapat berjalan optimal,” katanya.

Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Sarana dan Prasarana, Drs. H. Ahmad Agus Gustaman, memaparkan berbagai fasilitas yang dimiliki SMPN 1 Margahayu, mulai dari ruang kelas reguler, laboratorium, hingga sarana penunjang pembelajaran lainnya.

Melalui kegiatan parenting dan sosialisasi ini, SMPN 1 Margahayu berharap terjalin komunikasi dan kolaborasi yang semakin erat antara sekolah dengan orang tua dalam mendukung proses pendidikan serta pembentukan karakter peserta didik selama menempuh pendidikan di sekolah.

(Red/Dadan Sambas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *