Melalui langkah tersebut, para lulusan tidak hanya dibekali kemampuan teknis, tetapi juga diarahkan untuk memahami potensi diri serta memiliki kesiapan mental dalam menghadapi dunia kerja.
Selain penguatan kompetensi individu, Nay juga aktif membangun kolaborasi dengan dunia usaha dan industri. Hal ini dilakukan untuk mempercepat proses penempatan kerja sekaligus memastikan kebutuhan perusahaan terhadap tenaga kerja dapat terpenuhi secara tepat.
Ia menilai, sinergi antara lembaga pendidikan dan industri menjadi kunci dalam menciptakan sumber daya manusia yang kompetitif dan adaptif.

Dengan pengalaman lebih dari enam tahun, Nay berkomitmen untuk terus mendorong pengembangan sumber daya manusia melalui pendekatan pendidikan yang relevan dan berbasis kebutuhan industri.
Upaya tersebut diharapkan mampu mengurangi kesenjangan antara dunia pendidikan dan pasar kerja, serta membuka peluang yang lebih luas bagi lulusan untuk terserap di dunia kerja secara optimal.
(Red)






