Kelurahan Sukaraja Luncurkan Prima Sukaraja dan Smart Kang, Dorong Pelayanan Publik Digital

SOROT JABAR – Kelurahan Sukaraja, Kecamatan Cicendo, Kota Bandung, meluncurkan dua inovasi digital sekaligus, yakni Prima Sukaraja (Platform Registrasi Informasi Masyarakat Aktif) dan Smart Kang (Sistem Monitoring Akuntabel dan Transparan Kegiatan Pembangunan) di kawasan Gateway Pasteur, Jalan Gunung Batu, Jumat (13/06/2026).

Kedua platform tersebut hadir sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik berbasis digital sekaligus memperkuat transparansi pembangunan di tingkat kewilayahan.

Kepala Seksi Pemerintahan Kelurahan Sukaraja sekaligus Leader Project Prima Sukaraja, Yusriansyah, menjelaskan bahwa inovasi tersebut berangkat dari kebutuhan akan sistem pendataan yang lebih akurat, khususnya bagi penduduk non-permanen yang tinggal di wilayah Sukaraja.

Menurutnya, selama ini penduduk non-permanen belum terdata secara optimal sehingga pemerintah kewilayahan belum memiliki basis data yang lengkap untuk mendukung berbagai kebijakan pelayanan publik.

“Melalui Prima Sukaraja, masyarakat dapat melakukan pelaporan secara mandiri melalui sistem digital yang terintegrasi. Nantinya barcode akan ditempatkan di kos-kosan maupun kontrakan sehingga proses pendataan menjadi lebih mudah, cepat, dan akurat,” ujar Yusriansyah.

Ia menambahkan, data kependudukan yang akurat sangat penting untuk mendukung berbagai aspek pemerintahan, mulai dari keamanan, ketertiban lingkungan, hingga perencanaan pembangunan dan pengelolaan sampah.

Ke depan, Prima Sukaraja juga akan dikembangkan sebagai pusat layanan publik digital yang memungkinkan warga mengakses berbagai layanan administrasi tanpa harus datang langsung ke kantor kelurahan.

“Kami ingin seluruh layanan publik di Kelurahan Sukaraja terintegrasi dalam satu sistem. Warga cukup mengakses layanan melalui WhatsApp atau email untuk mendapatkan pelayanan administrasi yang dibutuhkan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Seksi Ekonomi dan Pembangunan serta Lingkungan Hidup Kelurahan Sukaraja sekaligus Leader Project Smart Kang, Hendrik Hermawan, menjelaskan bahwa Smart Kang dikembangkan untuk meningkatkan keterbukaan informasi pembangunan kepada masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *