SOROT JABAR – Di tengah maraknya kasus penipuan digital yang semakin mengkhawatirkan, program edukasi bertajuk MisLeading Message (MLM) sukses digelar di Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 11 Bandung, Sabtu (30/05/2026). Kegiatan yang mengusung slogan “SSS: Saring Sebelum Sharing” ini diselenggarakan oleh mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) bekerja sama dengan Litera Rasa Indonesia.
Program ini bertujuan membekali siswa dengan kemampuan literasi media dan keterampilan berpikir kritis untuk menghadapi berbagai ancaman penipuan yang kian marak di ruang digital.

Kepala SRMA 11 Bandung, Tintin Sri Suprihatin, M.Pd., mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, materi yang disampaikan sangat relevan dengan kehidupan sehari-hari para siswa yang aktif menggunakan media sosial.
“Materi ini sangat dekat dengan kalian. Kegiatan ini akan sangat membantu kalian sebagai agent of change untuk menyaring berbagai hal yang bersifat misleading di media sosial,” ujarnya.
Sesi pertama menghadirkan pemateri internal, Raja Wirayuda, yang membahas konsep dasar literasi media. Ia menjelaskan bahwa literasi media tidak hanya sebatas mengakses informasi, tetapi juga kemampuan untuk menganalisis dan memproduksi informasi secara kritis.






