Arys Buntara Resmikan Komunitas Heling, Ruang Belajar Spiritualitas dan Meditasi di Bandung

SOROT JABAR -Arys Buntara meluncurkan komunitas Heling dengan mengusung tema “The Art of Conscious Living: Sadar, Hadir, Pulih” bertepatan dengan syukuran ulang tahunnya yang ke-57. Kegiatan tersebut berlangsung di Roemah Kentang 1908, Kota Bandung, Senin (27/7/2026).

Komunitas Heling lahir dari perjalanan Arys Buntara dalam mendampingi berbagai orang melalui terapi dan konsultasi. Dalam proses tersebut, ia bertemu dengan banyak individu dari beragam latar belakang keahlian, termasuk bidang neurologi, yang kemudian mendorong terbentuknya sebuah ruang bersama untuk belajar dan bertumbuh.

Owner Roemah Kentang 1908 tersebut menjelaskan nama Heling berasal dari kata “eling” yang berarti ingat. Menurutnya, makna tersebut berkaitan dengan ajakan kepada manusia untuk selalu mengingat dan menyadari keberadaan dirinya dalam menjalani kehidupan.

“Komunitas Heling itu berarti dari kata eling, artinya ingat. Berdasarkan saya terapi dan tamu-tamu saya banyak yang konsultasi, kemudian berkumpul dari berbagai macam keahlian seperti neurologi dan lain-lain. Akhirnya mengerucut membentuk komunitas ini. Artinya kita harus menjadi manusia yang sadar,” ujar Arys.

Ia menilai perjalanan untuk menemukan kesadaran dan pencerahan tidak selalu mudah. Manusia terkadang harus berani melewati berbagai fase kehidupan yang penuh tantangan untuk menemukan pemahaman dan makna yang lebih baik.

“Kita harus berjalan dalam bayangan gelap untuk mencari cahaya,” katanya.

Menurut Arys, komunitas Heling tidak dibangun dengan konsep hubungan antara guru dan murid yang kaku. Setiap anggota memiliki kesempatan yang sama untuk belajar dan berbagi pengalaman.

“Tidak ada guru yang hebat dan tidak ada murid yang lebih tahu, semuanya sama,” ucapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *