Expo KKN UMB 2026 Jadi Ruang Mahasiswa Kenalkan Produk dan Peluang Usaha

Dalam kesempatan tersebut, Boni juga membuka peluang dukungan terhadap sejumlah produk mahasiswa yang dinilai memiliki potensi pasar. Dukungan tersebut dapat diarahkan pada pengembangan hingga produksi dalam skala lebih besar.

“Kalau ada produk atau karya yang cocok dan punya potensi, saya siap untuk membiayai produksinya agar bisa dikembangkan dan diproduksi secara massal,” ujarnya.

Pengembangan produk mahasiswa juga dinilai membutuhkan kolaborasi antara lingkungan kampus dan dunia usaha. Perguruan tinggi memiliki sumber daya berupa kreativitas dan gagasan mahasiswa, sementara dunia usaha dapat memberikan pengalaman serta dukungan yang dibutuhkan agar produk tersebut dapat memasuki pasar.

Melalui Expo KKN UMB 2026, karya mahasiswa tidak hanya diperkenalkan sebagai hasil kegiatan KKN, tetapi juga menjadi bagian dari pembelajaran mengenai bagaimana sebuah produk dapat dikembangkan, dipasarkan dan memiliki nilai ekonomi.

Upaya tersebut sekaligus menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengenal proses kewirausahaan secara lebih nyata, sehingga produk yang dihasilkan selama kegiatan akademik memiliki peluang untuk terus dikembangkan setelah program KKN berakhir.

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *