“IAMO adalah kompetisi yang dirancang untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, komunikasi, serta pemecahan masalah berbasis data dan logika. Melalui tantangan matematika terapan yang kontekstual, peserta tidak hanya dituntut menguasai konsep akademik, tetapi juga mampu mengaplikasikan pengetahuan mereka untuk menjawab berbagai persoalan nyata yang dihadapi masyarakat global,” ujar Iwan Budiman.
Lebih lanjut, beliau menegaskan bahwa matematika merupakan bahasa universal yang menjadi fondasi bagi berbagai disiplin ilmu dan inovasi teknologi. Oleh karena itu, IAMO hadir sebagai sarana untuk menyiapkan generasi muda yang adaptif, kompetitif, dan siap menghadapi era transformasi digital.
Selama pelaksanaan Grand Final Round, para peserta akan mengikuti serangkaian kegiatan yang meliputi Opening Ceremony, Final Round Examination, Study Case Presentation, kegiatan budaya dan city tour di Kota Bandung, hingga Awarding Ceremony. Selain berkompetisi, peserta juga memperoleh kesempatan untuk memperluas jejaring internasional serta memahami keberagaman budaya melalui interaksi dengan delegasi dari berbagai negara.

Melalui penyelenggaraan IAMO 2026, Indonesian Scientific Society berharap dapat terus mendorong terciptanya ekosistem pendidikan global yang mendukung pengembangan talenta muda di bidang matematika, sains, dan teknologi. Kompetisi ini diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus berkarya, berinovasi, dan memberikan kontribusi positif bagi kemajuan dunia.
Tentang IAMO
International Applied Mathematics Olympiad (IAMO) merupakan kompetisi matematika internasional yang berfokus pada penerapan konsep matematika untuk menyelesaikan permasalahan nyata. IAMO diselenggarakan oleh Indonesian Scientific Society (ISS) dan menjadi wadah bagi pelajar dari berbagai negara untuk menunjukkan kemampuan akademik, berpikir kritis, serta keterampilan pemecahan masalah tingkat tinggi.
(Dadan Sambas/Red)






