“Tujuan utamanya dua, edukasi dan konservasi. Soal kemasan, tiket, dan pengelolaan kawasan nanti akan ditentukan oleh komite,” ujarnya.
Farhan menyebutkan, masa kerja sama pengelolaan diperkirakan sekitar 10 tahun agar memungkinkan evaluasi dan revitalisasi berkelanjutan dengan pengawasan pemerintah pusat, provinsi, dan kota.
Sementara itu, Ketua DPRD Kota Bandung, Asep Mulyadi mendorong proses seleksi dilakukan secara transparan dan akuntabel, serta mengakomodasi aspirasi masyarakat.
“Kami berharap Bandung Zoo tetap menjadi taman margasatwa ikonik dengan pengelolaan yang jauh lebih profesional, bahkan bertaraf internasional,” katanya.
(Red/Diskominfo Kota Bandung)






