Tedy Rusmawan Ungkap ‘Kado’ HJKB ke-216, dari Pendidikan hingga Pelayanan Publik

Fasilitas tersebut menjadi pusat layanan dan pengaduan masyarakat yang mencakup sejumlah kebutuhan, khususnya kesehatan, pendidikan dan bantuan hukum. Tedy menilai keberadaan layanan tersebut perlu lebih banyak diketahui masyarakat agar dapat dimanfaatkan ketika warga membutuhkan bantuan atau menyampaikan persoalan.

Balé Pananggeuhan berlokasi di Jalan Diponegoro Nomor 22, Kota Bandung. Pengaduan masyarakat dapat ditindaklanjuti melalui perangkat daerah sesuai kewenangannya dan layanan tersebut diberikan secara gratis.

Tedy juga mendorong agar konsep pelayanan seperti Balé Pananggeuhan dapat dikembangkan di kota dan kabupaten lain di Jawa Barat.

Pada bagian akhir rekaman yang tersedia, pembahasan mulai memasuki kado ketujuh yang berkaitan dengan sektor ekonomi dan UMKM.

Tedy menyebut adanya rencana pelatihan bertajuk “UMKM Naik Kelas” yang akan dilaksanakan bersama dinas terkait dengan sasaran sekitar 70 pelaku UMKM. Namun, pembahasan dalam rekaman yang tersedia belum menjelaskan secara lengkap waktu, lokasi, materi maupun mekanisme pendampingan program tersebut.

Enam kado yang dibahas dalam Behind The Spotlight tersebut mencakup sejumlah persoalan yang bersinggungan langsung dengan aktivitas masyarakat, mulai dari akses pendidikan, konektivitas jalan, penataan ruang publik, pembukaan akses antarwilayah hingga pelayanan pengaduan.

Tedy menekankan pentingnya pengawalan terhadap berbagai program tersebut agar pelaksanaannya tidak berhenti pada seremoni, tetapi memberikan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat.

Hari Jadi ke-216 Kota Bandung diperingati hari ini, Jumat, 25 September 2026. Tahun ini, rangkaian HJKB mengusung tema “Solidarity in Harmony” yang menekankan semangat kebersamaan dalam kehidupan masyarakat Kota Bandung.

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *