SOROT JABAR – Pemerintah Kota Bandung menyiapkan pengembangan fasilitas pengolahan sampah berkapasitas 300 ton per hari di Tempat Pengolahan Sampah Organik dan Sirkular (TPSOS) Gedebage. Pengembangan ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan teknologi baru sekaligus mengurangi beban pengelolaan sampah di Kota Bandung.
Rencana tersebut mengemuka saat Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mendampingi Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto serta CTO BPI Danantara Sigit Puji Santosa meninjau TPSOS Gedebage, Minggu (16/8/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat kondisi lokasi sekaligus membahas rencana pengembangan fasilitas.
Farhan mengatakan, penerapan teknologi baru harus tetap memperhatikan masyarakat yang selama ini bekerja dan menggantungkan penghasilan dari aktivitas pengelolaan sampah di TPSOS Gedebage. Ia menegaskan tidak boleh ada pekerja yang terpinggirkan akibat perubahan sistem.

“Saya akan perjuangkan tidak boleh ada yang terpinggirkan. Kalau Pak Menteri tadi sesungguhnya semuanya akan dipekerjakan. Kalau buat saya bukan sekadar dipekerjakan, tapi dipekerjakan jadi pegawai,” ujar Farhan.
Menurut Farhan, pemerintah juga perlu mengetahui kondisi penghasilan para pekerja secara terbuka untuk menentukan skema penggantian atau kompensasi apabila terjadi perubahan pola kerja. Ia meminta pekerja, pengelola, komunitas, hingga unsur kewilayahan terbuka dalam menyampaikan kondisi di lapangan.






