Sementara itu, Intan menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam membangun ekosistem yang sehat dan terpercaya.
“ASTAGATRA RI bukan hanya wadah organisasi, tetapi ruang kolaborasi yang inklusif bagi seluruh pelaku usaha, baik yang sudah memiliki izin resmi seperti PPIU dan PIHK, maupun pelaku UMKM dan biro perjalanan wisata yang menjadi bagian dari ekosistem ini. Kami ingin tumbuh bersama dan saling menguatkan,” ungkapnya.
Dalam kesehariannya, Intan juga aktif melakukan edukasi kepada masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan, mengenai pentingnya memilih travel umrah yang amanah dan terpercaya di tengah maraknya kasus penipuan. Ia menilai, literasi masyarakat menjadi kunci dalam menciptakan industri perjalanan ibadah yang lebih sehat.

Melalui PT Intan Travel Internasional, Intan menawarkan berbagai layanan perjalanan dengan sistem pembayaran yang fleksibel, mulai dari tunai, tabungan bertahap, hingga fasilitas dana talang. Layanan yang diberikan tidak hanya mencakup umrah, tetapi juga halal tour ke berbagai destinasi internasional seperti Malaysia, Thailand, Vietnam, Hong Kong, Singapura, China, Rusia, Uzbekistan, kawasan Asia Tengah, Turki, Mesir, hingga Eropa.
Selain itu, sebagai bagian dari jaringan muassasah, perusahaannya juga menyediakan berbagai kebutuhan pendukung perjalanan ibadah bagi mitra, seperti pengurusan visa, transportasi, hingga akomodasi hotel di Makkah dan Madinah.
(Red)






