Sementara itu, Ketua FKKSMKS Jawa Barat Acep Sujana Zakaria, S.E., M.M. mengatakan, program organisasi telah disusun dengan jelas dan diharapkan dapat menjawab berbagai persoalan yang masih dihadapi SMK swasta, termasuk persoalan penerimaan peserta didik.
Ia berharap pelaksanaan program kerja ke depan dapat membantu mengurangi kesenjangan jumlah siswa antarsekolah. Pasalnya, menurut Acep, masih ditemukan SMK swasta yang belum mendapatkan peserta didik untuk kelas X.
“Harapannya setelah program dilaksanakan tidak ada lagi sekolah yang kekurangan siswa. Karena di lapangan masih ada SMK swasta yang kelas X-nya tidak ada,” ujarnya.

Acep menilai FKKSMKS Kota Cimahi selama ini cukup aktif menjalankan berbagai program, termasuk kegiatan vokasi yang berkaitan dengan hubungan industri. Upaya tersebut dinilai penting untuk meningkatkan kualitas satuan pendidikan sekaligus menarik minat calon peserta didik melalui kualitas program, sarana dan prasarana yang dimiliki sekolah.
Menurutnya, FKKSMKS memiliki posisi sebagai mitra Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) dalam mendorong kemajuan pendidikan. Karena itu, komunikasi dan kolaborasi antarlembaga perlu terus diperkuat.






