Kelurahan Sukaraja Luncurkan Prima Sukaraja dan Smart Kang, Dorong Pelayanan Publik Digital

Menurut Hendrik, selama ini informasi pembangunan umumnya hanya disampaikan melalui papan proyek atau spanduk yang dipasang di lokasi kegiatan sehingga tidak semua warga dapat mengakses informasi secara menyeluruh.

“Melalui Smart Kang, masyarakat dapat memantau proses pembangunan mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan, hingga hasil akhir secara langsung melalui dashboard berbasis web,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa tujuan utama aplikasi tersebut adalah meningkatkan partisipasi masyarakat dalam mengawal pembangunan yang berlangsung di lingkungannya.

“Kami berharap masyarakat memiliki rasa memiliki terhadap pembangunan di wilayahnya. Ketika masyarakat mengetahui prosesnya secara terbuka, maka partisipasi dan kepedulian warga akan tumbuh dengan sendirinya,” tambahnya.

Dalam proses pengembangannya, Smart Kang melibatkan berbagai pihak, di antaranya Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Bandung, Telkom University, serta siswa SMK Negeri 11 Bandung dari jurusan Desain Komunikasi Visual, Teknik Komputer dan Jaringan, serta Rekayasa Perangkat Lunak.

Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Bandung, Mahyudin, mengapresiasi lahirnya kedua inovasi tersebut yang dinilai sejalan dengan semangat transformasi digital pelayanan publik di Kota Bandung.

“Kami sangat mengapresiasi inovasi yang lahir dari kewilayahan seperti ini. Ini menunjukkan bahwa transformasi digital tidak hanya datang dari pemerintah kota, tetapi juga dari aparatur yang bersentuhan langsung dengan masyarakat,” katanya.

Mahyudin menilai Prima Sukaraja dan Smart Kang memiliki potensi untuk diintegrasikan dengan platform layanan terpadu Kota Bandung, yaitu Sadayana, sehingga masyarakat dapat mengakses berbagai layanan melalui satu pintu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *