Anggota DPRD Kota Bandung, Siti Marfuah, turut mengapresiasi hadirnya kedua aplikasi tersebut. Menurutnya, persoalan administrasi kependudukan masih menjadi salah satu kendala masyarakat dalam mengakses berbagai layanan pemerintah.
“Penduduk non-permanen yang telah lama tinggal di Kota Bandung juga perlu terdata dengan baik agar dapat mengakses layanan publik sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi keterlibatan generasi muda, khususnya siswa SMK Negeri 11 Bandung, dalam pengembangan inovasi digital tersebut.
“Era digital adalah eranya anak muda. Potensi mereka harus diberikan ruang agar dapat menghadirkan solusi bagi berbagai persoalan di masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Camat Cicendo, Siti Romlah, menyebut Prima Sukaraja dan Smart Kang sangat relevan dengan karakteristik wilayah Sukaraja yang memiliki mobilitas penduduk cukup tinggi karena berbatasan langsung dengan Kota Cimahi.
Menurutnya, data yang akurat menjadi fondasi utama dalam penyelenggaraan pelayanan publik yang efektif dan pembangunan yang tepat sasaran.
“Pelayanan publik harus berbasis data. Karena itu Prima Sukaraja dan Smart Kang menjadi bagian penting dalam mendukung reformasi birokrasi serta tata kelola pemerintahan yang lebih baik,” ungkapnya.
Melalui peluncuran Prima Sukaraja dan Smart Kang, Kelurahan Sukaraja menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pelayanan publik yang lebih cepat, transparan, akuntabel, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi digital demi meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.
(Red/Diskominfo Kota Bandung)






