SOROT JABAR – Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyiapkan wajah baru kawasan Gedung Sate melalui pembangunan plaza terintegrasi yang akan menghubungkan langsung dengan Lapangan Gasibu.
Rencana penataan tersebut ditunjukkan melalui sejumlah desain visual yang dirilis Humas Jabar, yang memperlihatkan transformasi signifikan kawasan yang selama ini terpisah oleh Jalan Diponegoro.
Dalam konsep baru ini, halaman depan Gedung Sate akan disulap menjadi plaza luas dengan desain terbuka dan simetris. Area tersebut dirancang sebagai penghubung utama antara Gedung Sate dan Lapangan Gasibu, sekaligus menjadi ruang publik yang representatif.
Sebagai titik fokus, tiang bendera akan ditempatkan di tengah plaza untuk memperkuat fungsi kawasan sebagai pusat kegiatan seremonial. Sementara itu, Jalan Diponegoro yang sebelumnya membelah kawasan akan diintegrasikan ke dalam lanskap plaza sehingga menciptakan konektivitas yang lebih menyatu.
Dari sisi timur, gerbang utama di Jalan Diponegoro akan mengusung pendekatan arsitektur khas berbentuk candi, selaras dengan karakter bangunan Gedung Sate serta gerbang yang sebelumnya telah direvitalisasi.






