SOROT JABAR – Saninatun Nazwa Slamet, mahasiswi Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) angkatan 2023, Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Gunung Djati Bandung, berhasil mengharumkan nama kampus melalui partisipasinya dalam kegiatan International Conference Santri Mendunia yang diselenggarakan pada 10–15 Februari 2026 di tiga negara, yakni Malaysia, Singapura, dan Thailand.
Dalam forum internasional tersebut, Saninatun Nazwa tidak hanya berperan aktif sebagai peserta, tetapi juga menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih dua penghargaan sekaligus. Ia dinobatkan sebagai Top 1 Best Group sebagai Ketua Kelompok 1, serta meraih penghargaan Most Outstanding Participant atas keaktifan dan kontribusinya selama rangkaian kegiatan konferensi berlangsung.
Konferensi Santri Mendunia menghadirkan sejumlah agenda akademik dan intelektual, di antaranya seminar internasional, Forum Group Discussion (FGD), serta debat ilmiah dengan tema “Zakat dan Wakaf dalam Pengentasan Kemiskinan di Indonesia dan Malaysia.” Pada sesi debat ilmiah tersebut, para peserta mengkaji perbandingan implementasi instrumen filantropi Islam di kedua negara sebagai solusi strategis dalam menekan angka kemiskinan.
Selain rangkaian diskusi akademik, kegiatan ini juga diisi dengan kunjungan akademik ke sejumlah perguruan tinggi ternama, yaitu Nanyang Technological University (NTU) Singapura dan Universiti Malaya. Kunjungan ini bertujuan untuk memperluas wawasan global peserta serta memperkuat jejaring akademik lintas negara.
Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa mahasiswa KPI UIN Sunan Gunung Djati Bandung mampu bersaing dan berkontribusi secara aktif di tingkat internasional. Prestasi yang diraih Saninatun Nazwa Slamet diharapkan dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus meningkatkan kapasitas akademik, intelektual, dan kepemimpinan dalam forum global.
(Red)






