Galaxy S27 Ultra Dikabarkan Pakai Snapdragon dan Exynos di Wilayah Berbeda

Galaxy S22 Ultra yang diluncurkan pada 2022 menjadi seri Galaxy S Ultra terakhir yang diketahui menggunakan chipset Exynos. Setelah itu, Samsung menggunakan Snapdragon pada model Ultra di berbagai pasar.

Exynos 2700 sendiri dikabarkan akan diproduksi menggunakan teknologi fabrikasi SF2P 2 nanometer milik Samsung. Teknologi tersebut disebut mampu mengurangi konsumsi daya hingga 26 persen sekaligus meningkatkan kecepatan clock hingga 15 persen.

Selain sektor chipset, Galaxy S27 Ultra juga diperkirakan membawa sejumlah perubahan pada desain. Salah satunya disebut terdapat pada modul kamera, meskipun ukuran keseluruhan perangkat diperkirakan masih mendekati Galaxy S26 Ultra.

Samsung juga dikabarkan akan meningkatkan kapasitas baterai Galaxy S27 Ultra. Namun, peningkatan tersebut disebut tidak mencapai kapasitas 7.000 mAh seperti rumor yang sebelumnya beredar.

Pada sektor kamera, Samsung disebut akan menghapus kamera telefoto 10 megapiksel dengan kemampuan zoom optik 3x yang digunakan pada generasi sebelumnya.

Sebagai gantinya, kamera telefoto 50 megapiksel dengan kemampuan zoom optik 5x disebut akan tetap dipertahankan dan mendapatkan peningkatan.

Dengan sejumlah perubahan tersebut, Galaxy S27 Ultra diperkirakan akan membawa peningkatan pada performa, efisiensi daya, kamera dan desain. Namun, seluruh informasi tersebut masih berupa laporan dan rumor hingga Samsung memberikan konfirmasi resmi mengenai spesifikasi perangkat tersebut.

(Red/ANTARA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *