Panen Raya Bawang Merah dan Tomat Tahan Inflasi Jabar di 0,21 Persen pada Agustus 2026

SOROT JABAR – Melimpahnya pasokan bawang merah dan tomat dari panen raya di sejumlah daerah dinilai turut menahan laju inflasi Jawa Barat pada Agustus 2026. Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat mencatat inflasi bulanan sebesar 0,21 persen.

Kepala BPS Provinsi Jawa Barat Margaretha Ari Anggorowati mengatakan, meskipun terdapat tekanan kenaikan harga pada sejumlah komoditas pangan, inflasi Jawa Barat masih berada pada level yang terkendali. Secara tahun kalender, inflasi Jabar tercatat 1,86 persen, sedangkan secara tahunan mencapai 3,13 persen.

“Jawa Barat berhasil mempertahankan laju inflasi di tengah tekanan kenaikan harga beras dan daging ayam akibat puncak musim kemarau, salah satu perannya adalah melimpahnya pasokan bawang merah dan tomat,” kata Ari di Bandung, Selasa.

Menurut Ari, seluruh 10 kabupaten/kota yang menjadi wilayah pantauan Indeks Harga Konsumen (IHK) di Jawa Barat mengalami inflasi pada Agustus 2026. Inflasi tertinggi tercatat di Kabupaten Subang dan Kota Cirebon yang masing-masing mencapai 0,40 persen.

Sementara itu, inflasi terendah tercatat di Kabupaten Majalengka sebesar 0,06 persen. Adapun Kota Bandung dan Kabupaten Bandung masing-masing mencatat inflasi sebesar 0,32 persen.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *