Untuk wilayah Jabodetabek, harga Dexlite (CN 51) naik menjadi Rp23.700 per liter dari sebelumnya Rp19.700 per liter. Harga tersebut berlaku mulai 1 September 2026.
Sementara itu, harga Pertamina Dex (CN 53) mengalami kenaikan menjadi Rp25.200 per liter dari sebelumnya Rp21.150 per liter.
Pertamax Turbo juga mengalami kenaikan harga dari Rp18.300 per liter pada Agustus menjadi Rp19.600 per liter mulai 1 September 2026.
Dengan penyesuaian tersebut, sejumlah produk BBM nonsubsidi Pertamina mengalami perubahan harga memasuki September 2026. Pertamax Green 95 menjadi produk yang mengalami penyesuaian harga sehari setelah kenaikan harga Dexlite, Pertamina Dex dan Pertamax Turbo.
Di sisi lain, harga Pertamax masih bertahan di level Rp15.950 per liter. Harga tersebut telah berlaku sejak 1 Agustus 2026.
Sementara itu, harga BBM penugasan dan subsidi tidak mengalami perubahan. Pertalite tetap dijual Rp10.000 per liter, sedangkan Biosolar berada di level Rp6.800 per liter.
Penyesuaian harga BBM nonsubsidi tersebut menjadi bagian dari kebijakan harga produk energi yang dilakukan Pertamina Patra Niaga dengan tetap mempertahankan harga BBM penugasan dan subsidi sesuai ketentuan yang berlaku.
(Red/ANTARA)






