Adelia Septa Maharani mengungkapkan rasa bangganya bisa kembali hadir dalam ajang ini, “Saya merasa terhormat bisa menjadi bagian dari rangkaian penting Pemilihan Mojang Jajaka Cianjur 2025. Para finalis menunjukkan potensi luar biasa, bukan hanya sebagai sosok yang cerdas dan berwawasan, tetapi juga sebagai generasi muda yang mampu menjaga serta mempromosikan budaya Sunda. Semoga ajang ini melahirkan Mojang dan Jajaka yang benar-benar mampu menjadi teladan dan inspirasi bagi masyarakat,” ujar Adelia.
Pendopo Bupati Cianjur menjadi saksi perjalanan berharga para finalis, yang tidak hanya bersaing untuk gelar, tetapi juga berkomitmen menjaga serta melestarikan warisan budaya Sunda di tengah era modernisasi.
(Red)






