Menurut dia, pertemuan dengan publik dan pelaku seni juga dapat membuka peluang bagi mahasiswa untuk membangun relasi setelah menyelesaikan pendidikan.
“Di sisi lain, pertemuan ini juga membuka kemungkinan terjadinya interaksi, kerja sama, maupun peluang profesional setelah mereka menyelesaikan studi,” katanya.
Tema GURAT 2026, yakni LKS: Lekas Karya Studi/Seni/Sukses, berangkat dari gagasan mahasiswa yang kemudian mengembangkan kembali istilah LKS atau “Lembar Kerja Siswa” sebagai metafora perjalanan pembelajaran.
Dalam pameran ini, karya tugas akhir dipandang sebagai bagian dari perjalanan tersebut. Karya menjadi rekam jejak proses belajar, latihan, eksperimen, hingga berbagai kegagalan yang dialami mahasiswa selama menjalani pendidikan.
Konsep tersebut sekaligus menempatkan pameran sebagai titik transisi bagi mahasiswa sebelum memasuki kehidupan setelah kampus. Kata “lekas” merepresentasikan harapan agar para lulusan segera melanjutkan perjalanan mereka, termasuk memasuki dunia profesional dengan bekal praktik dan gagasan yang telah dikembangkan selama studi.
Penyelenggaraan GURAT di NuArt Sculpture Park turut memberikan pengalaman berbeda bagi mahasiswa. Pada tahun ini, proses kurasi melibatkan Program Studi Seni Rupa Telkom University bersama NuArt Sculpture Park.






