Abah Mashur menilai persoalan lingkungan membutuhkan keterlibatan berbagai unsur masyarakat. Pemerintah memiliki peran dalam kebijakan dan pelayanan, sedangkan masyarakat memiliki peran dalam menjaga lingkungan. Organisasi kemasyarakatan juga dapat mengambil bagian melalui kegiatan sosial dan kepedulian langsung di lapangan.
“Lingkungan ini milik kita bersama. Jangan hanya menunggu pihak lain bergerak. Kalau kita bisa berbuat sesuatu yang baik, kita harus mulai dari diri kita sendiri,” katanya.
Kegiatan GMBI Peduli juga memperlihatkan bahwa perhatian terhadap masyarakat dapat diwujudkan melalui kehadiran secara langsung. Tidak sekadar berbicara mengenai persoalan lingkungan, peserta kegiatan hadir dan mengambil bagian dalam aktivitas sosial di kawasan Sungai Citepus.
Respons warga menjadi salah satu bagian penting dari kegiatan tersebut. Sejumlah masyarakat menyampaikan rasa lega dan senang karena merasa mendapat perhatian. Bagi mereka, kehadiran pihak yang bersedia turun langsung ke lingkungan menjadi bentuk kepedulian yang memiliki nilai tersendiri.
Apresiasi juga disampaikan dari unsur pemerintah kewilayahan yang hadir. Mereka menyampaikan rasa syukur karena kegiatan tersebut dinilai turut membantu dan memberikan perhatian kepada masyarakat.

Kehadiran pemerintah kewilayahan dalam kegiatan tersebut juga menunjukkan pentingnya komunikasi antara berbagai unsur di tingkat lokal. Persoalan yang berada di lingkungan masyarakat dapat lebih mudah dipahami ketika dilihat secara langsung dan dibicarakan bersama.
Bagi GMBI, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi aktivitas sosial, tetapi juga bagian dari upaya membangun kedekatan dengan masyarakat. Organisasi ingin keberadaannya dapat dirasakan melalui kegiatan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Abah Mashur menegaskan bahwa kepedulian harus dibangun dari kesadaran untuk hadir dan mengambil tindakan. Menunggu persoalan menjadi besar sebelum bergerak, kata dia, bukan merupakan pilihan yang tepat ketika masyarakat membutuhkan perhatian.
“Yang paling penting adalah bagaimana keberadaan kita bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Ketika masyarakat membutuhkan perhatian, kita harus berusaha hadir dan melakukan apa yang bisa kita lakukan,” ujar Abah Mashur.
Semangat tersebut menjadi dasar pelaksanaan GMBI Peduli di Sungai Citepus. Puluhan peserta yang terlibat menjadi bagian dari kegiatan yang diarahkan untuk memberikan perhatian terhadap lingkungan sekaligus masyarakat.






